Kemarin hujan dan kau mengeluh
Kemarin panas dan kau mengeluh
Kemarin hilang dan kau suruh datang
Kemarin datang dan kau suruh pulang
Hari ini aku menjadi pawang hujan
Hari esok aku menjadi payung
Hari kemarin aku menjadi angin sepoi
Hari lusa aku menjadi-jadi
Maumu seperti desiran angin
Datang terasa, pergi pun terasa
Maumu seperti hembusan nafas
Datang tersiksa, pergi pun tersiksa
Aku seperti partikel kecil
Hanya mampu menjadi bagian terkecil
Selamanya akan menjadi kecil
Hingga mati pun akan tetap kecil
Kita seperti embun dang daun kering
Terjatuh di tempat yang salah
Kau berharap sentuhan dingin
Kuberikan kau sentuhan kasar
Pada masanya kau jatuh
Dan aku melepas,
Kau nampak kesal dari bawah
Kau tidak melihatku menangis di atas
Kau adalah mau dan aku adalah keinginan yang tidak kau inginkan
Kitalah tidak adil sesungguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar