Lampu Taman

Aku sempit, masih memandang remang. Aku hidup, di bawah belaian kata

Sabtu, 22 Oktober 2016

Ah, kamu

Ah, senyummu
Sebentar-bentar mengganggu
Sebentar-sebentar dirindu

Ah, perhatianku
Sebentar-sebentar diganggu
Sebentar-sebentar dibelenggu

Kamu.

Bontang, 23 Oktober 2016

Diposting oleh Unknown di 12.04
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2018 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (12)
    • ►  November (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2016 (83)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (8)
    • ▼  Oktober (14)
      • Siloloque Gerhana
      • Gerhana, Apakah Kau Akan Datang Kembali?
      • Nom
      • Dialog Subuh
      • Rindu
      • Lebih
      • Hai Pacarku
      • Ah, kamu
      • Malam Hujan
      • Gerhana Kembali
      • Ketika Perempuan Menangis
      • Kenangan pun Beterbangan
      • Si Bakal dan Tambang Emas
      • Si Anjing
    • ►  September (9)
    • ►  Agustus (8)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (16)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (9)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (9)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
Tema Perjalanan. Gambar tema oleh lobaaaato. Diberdayakan oleh Blogger.