Kamis, 11 Februari 2016

Rinduku dibawah Hujan

Pernah kita mengharapkan hujan disaat tidak masuk akal, merasa cukup hina karena meminta yang tidak-tidak kepadaNya

Pernah kita memaki karena jalanan kasar dan ramai itu, basah dan mengotori, lebih memilih larut lebih dalam ke dasar lelap

Pernah juga kita merindu hujan seperti menunggu ibu membawa bahagianya, padahal kita tau dia sudah menyerah dengan dingin seperti itu

Kuharap kau tidak terlalu lama disana kasih, aku bisa datang sesukaku padamu, berdirilah tenang ditemani gelisahmu, karena aku akan muncul seperti rindu kepada mentari setelah hujan

Akulah rindu yang menjadi candu, nikmat dipikit sakit ditahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar