Dulu kita masih sepasang kekasih, pada terang hari kita didapati sedang malu-malu sambil menghitung langkah kaki dan pada akhirnya kita mengunci langkah untuk melempar senyum yang paling manis.
Dulu kita masih serasi, terbilang cocok dengan gelar kekasih yang tiada hari tanpa mengadu kasih.
Sekarang kita terasing, tak saling mengenali tapi pernah saling mengetahui. Langkah-langkah pasti yang pernah kita geluti kini seperti khayalan mati.
Yang aku tau cinta itu begitu, datang semaunya pergi semaunya juga, lalu meninggalkan hal yang paling kita benci yaitu; kenangan.
Kenangan semasa SMA
16 Februari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar