Seiring perkembangan zaman kita sudah tidak asing
lagi dengan alat komunikasi canggih yaitu telepon genggam atau biasa kita sebut
sebagai Handphone. Telepon genggam atau Handphone adalah produk masyarakat
modern yang berguna sebagai alat komunikasi nirkabel yang memungkinkan kita
untuk dapat terkoneksi satu sama lain tanpa harus bertatap muka, dengan kata
lain Handphone berguna sebagai perantara antar satu individu dengan individu
lain guna mempercepat proses komunikasi. Pada awal mulanya alat komunikasi ini
ditemukan oleh Alexander Graham Bell, dan seiring perkembangan zaman alat
komunikasi ini mulai mengalami perkembangan dan modifikasi sehingga berbentuk
pesawat telepon. Tidak berhenti sampai di situ, manusia terus memunculkan
inovasi-inovasi terbaru guna mempermudah komunikasi dengan memodifikasi alat
komunikasi ini menjadi lebih efektif dan mudah di bawa ke mana-mana sehingga
berbentuk alat komunikasi tanpa menggunakan kabel yang sampai saat ini kita
kenal sebagai telepon genggam.
Di era modern ini hampir seluruh kalangan masyarakat
memiliki telepon genggam dan tentu saja tidak berhenti pada satu model telepon
genggam saja, bahkan setiap tahunnya selalu bermunculan inovasi-inovasi terbaru
dari telepon genggam, banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang berusaha
menciptakan model-model baru sampai pada spesifikasi dan penyesuaian terhadap
penggunaan dan keinginan masyarakat. Dari telepon genggam yang dapat digunakan
sebagai alat untuk mengirim pesan singkat (SMS) dan melakukan panggilan sampai
pada penggunaan telepon genggam sebagai media akses internet, dari menggunakan
pesan singkat dan aplikasi pesan singkat hingga menggunakan aplikasi-aplikasi
untuk berkirim-kirim pesan dengan menggunakan jaringan internet. Manusia selalu
bergerak dinamis, selalu tidak puas dengan pencapaian-pencapaian yang dicapainya,
khususnya akan kebutuhan telepon genggam, sehingga para produsen terus
melakukan terobosan-terobosan terbaru dan terciptalah alat komunikasi berupa
telepon genggam yang biasa disebut dengan nama smartphone atau telepon pintar.
Smartphone atau telepon pintar banyak diminati oleh
masyarakat modern karena spesifikasi dan fasilitas yang ada di dalamnya sangat
berguna bagi masyarakat modern untuk melaksanakan kesehariannya yang selalu
menginginkan hal-hal efektif dan sebisa mungkin mengurangi hal-hal yang sangat
merepotkan, dengan menggunakan smartphone kita sudah dapat melakukan pembelian barang-barang
tanpa mendatangi lansung si penyedia
barang atau si penjual, kita dapat menggunakan smartphone untuk melakukan
bisnis dengan berjualan di situs-situs online yang dapat diakses dengan mudah
menggunakan smartphone. Tidak hanya berhenti pada proses jual beli saja,
smartphone dapat mengakses berita dengan sangat cepat dari seluruh penjuru
dunia tanpa menunggu lama, sehingga banyak isu-isu yang dapat dengan mudah
beredar di masyarakat.
Penggunaan smartphone berbeda-beda berdasarkan
kepentingan dan keinginan dari kalangan-kalangan yang menggunakannya. Dari kalangan
anak-anak biasanya penggunaan smartphone sebagai media atau alat untuk
mengakses dan bermain game berbasis online atau offline, dari kalangan remaja
biasanya penggunaan smartphone sebagai media atau alat untuk bertukar kabar
atau mengakses berita-berita lifestyle, khususnya remaja pelajar smartphone
sangat membantu untuk mengakses materi-materi atau bahan belajar sehingga tidak
berhenti pada bahan-bahan ajaran yang diberikan oleh tenaga pengajar, dan dari
kalangan orang dewasa biasanya smartphone diganakan sebagai akses berita hingga
media bisnis.
Akan tetapi dari fungsi-fungsi tersebut di atas
smartphone juga tidak terlepas dari dari
dampak positif dan negatif. Dampak positif dari penggunaan smartphone bagi
berbagai kalangan tentu saja dapat mempermudah dan memperlancar urusan
komunikasi, akses, sampai pada urusan bisnis dan alat guna mencari mata
pencaharian. Di balik dampak positif tentu saja terdapat dampak negatif,
seperti yang dikutip pada Kompasiana.com bahwa penggunaan smartphone dapat
berdampak tidak baik pada kesehatan, hubungan sosial, sampai pada
aktivitas-aktivitas penipuan. Dari segi kesehatan, penggunaan smartphone secara
berlebihan dapat menimbulkan gangguan penglihatan disebabkan oleh radiasi dari
layar smartphone, selain itu dampak dari radiasi smartphone mempersulit
penggunanya untuk memiliki jam tidur yang normal sehingga kecendrungan mengidap
insomnia, dari segi sosial penggunaan smartphone membuat penggunanya menjadi
anti sosial dan cenderung menjauhkan penggunanya dari lingkungan sosialnya
karena segala sesuatu yang tersedia dari smartphone sudah tersedia tanpa
mencari tahu, tidak jarang juga samatphone berdampak buruk pada keharmonisan
hubungan rumah tangga dan cernderung menimbulkan rasa curiga terhadap pasangan
rumah tangga, dan dari segi aktivitas-aktivitas penipuan, kemudahan akses
menggunakan smartphone juga menimbulkan niat buruk bagi pengguna smartphone yang
tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan fitnah, menyebarkan undian-undian
berhadiah dengan tujuan penipuan, hingga perdagangan barang-barang illegal. Dari
dampak positif dan negatif di atas semua kembali pada kebijakan dari
penggunanya itu sendiri.
Smartphone merupakan produk masyarakat modern
sehingga dapat dikategorikan sebagai produk populer karena smartphone tersebut
lahir dari kebudayaan populer. Mengapa smartphone banyak diminati oleh
masyarakat modern dari bergai kalangan?, tentu saja karena smartphone adalah suatu
produk yang sudah diproduksi, dengan
kata lain masyarakat modern menggunakan smartphone karena smartphone tersebut
diproduksi atau dipasarkan atau dapat dikatan produksi smartphone memang
benar-benar diadakan.
Menurut Daeng (2008: 43) prinsip proses mengatakan
bahwa hakekat setiap pengada ditentukan oleh bagaimana ia menciptakan diri
dalam proses menjadi dirinya. Melalui proses pengadaan tersebut barang produksi
berupa smartphone menunjukkan eksistensinya dan menjadi produk masyarakat
modern yang dihasilkan dari budaya populer.
Eksistensi smartphone menjadi ada karena selera
konsumen atau keinginan konsumen itu sendiri yang menginginkannya kemudian
mengadakannya karena faktor kebudayaan modern yang menggiring konsumen
menginginkannya hingga mengadakan smartphone itu sendiri. Pengguna kebudayaan
adalah para konsumen media dan teknologi yang menjadi pangsa pasar industri
(Tumanggor, dkk (2010: 41). Dari hal ini dapat ditemukan kaitan antara konsumen
dan pengadaan produksi smartphone yang saling berkaitan
Sebagai pengguna smartphone atau sebagai konsumen
smartphone kita dituntut untuk menggunakan barang produksi tersebut secara
bijak, produk kebudayaan populer berasal dari masyarakat modern yang selalu
berubah dan berinovasi, sudah sepatutnya kita untuk menjadi pencipta suatu
kebudayaan modern berupa barang produksi untuk mampu menggunakannya secara
bijak dan bertanggung jawab.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar