Selasa, 13 September 2016

Tentang Rindu yang Enggan Bertemu

Akulah halusinasi dalam mimpimu
Menari-nari menghantui acuhmu
Akulah serpihan pikiranmu
Meminta kepada pencipta malam di setiap pagimu
Akulah senyum tidak sempurna itu
Bekerja ketika kau mulai terhibur

Di jendela ini, aku menatapmu jauh
Sangat terbatas pandang hingga kau enggan mau
Mengintip sisa-sisa percakapan kita senja itu
Tentang kalimatmu yang memekak langit

Mungkin ini terlalu pagi
Aku seharusnya masih tidur dan bermimpi
Tentang kau
Tentang kita yang saling menghampiri

(2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar