Akulah halusinasi dalam mimpimu
Menari-nari menghantui acuhmu
Akulah serpihan pikiranmu
Meminta kepada pencipta malam di setiap pagimu
Akulah senyum tidak sempurna itu
Bekerja ketika kau mulai terhibur
Di jendela ini, aku menatapmu jauh
Sangat terbatas pandang hingga kau enggan mau
Mengintip sisa-sisa percakapan kita senja itu
Tentang kalimatmu yang memekak langit
Mungkin ini terlalu pagi
Aku seharusnya masih tidur dan bermimpi
Tentang kau
Tentang kita yang saling menghampiri
(2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar