aku terlalu sibuk mengalah dengan keadaan yang mendominasi sekarang ini
seperti rumput yang diinjak karena ada bunga cantik di atasnya.
sewaktu-waktu aku bisa menengok jam tanganku tidak untuk melihat pukul berapa sekarang ?
tapi untuk mendengarkan nada gesekan jarum jam yang mencipta musik monoton paling indah dari harmoni klasik sekalipun.
semua terjadi begitu saja ketika bulan menunjuk perwakilannya sang Desember,
kebetulan saja aku sangat memfavoritkan Desember ini
banyak gelisah di dalamnya sungguh,
gelisah yang bisa saja secara perlahan menikam pelan ditiap minggunya, aku keliru barangkali ?,
cemas
gusar
galau
dan segala tetek bengeknya
apa saja yang melambangkan kehinaan manusiawi sudahlah aku sudah khatam sepertinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar